Pengertian Invasi Secara Umum Adalah

Pengertian Invasi Secara Umum Adalah

pengertian invasi adalah
Pada pembahasan kali ini penulis akan menjelaskan secara singkat namun padat mengenai apa itu invasi. Mungkin banyak dari kita yang sudah tidak asing lagi dengan kata invasi karena memang kata ini sering muncul di dalam pemberitaan. Lalu sebenarnya apa sih invasi ini ? Yuk simah uraian terkait pengertian invasi berikut ini.

Pengertian Invasi Secara Umum adalah Sebagai Berikut


Invasi adalah suatu serangan yang dilakukan oleh pihak militer ke suatu wilayah tertentu yang biasanya masih dikuasai oleh pihak lain dengan tujuan untuk menaklukan daerah tersebut, menguasainya atau bahkan mengubah pemerintahan yang sedang berkuasa.

Invasi yang dilakukan oleh pihak militer antara satu dengan yang lainnya memiliki dampak yang berbeda-beda. Invasi ke daerah tertentu dapat menjadi awal untuk menyelesaikan suatu konflik, awal mula terjadinya perang atau pun inti dari perang itu sendiri.

Sejarah Invasi

Berdasarkan bukti arkeologis yang sudah ditemukan menunjukan bukti bahwa invasi sudah dilakukan jauh sebelum dilakukan oleh manusia modern. Bukti tersebut menunjukan jika invasi sudah sering terjadi sejak zaman prasejarah.

Pada zaman dahulu sebelum ditemukannya alat komunikasi jarak jauh seperti radio dan alat transportasi, satu-satunya cara untuk memastikan bala bantuan yang memadai adalah dengan mengerahkan pasukan sebagai suatu kekuatan yang besar.

Invasi yang dilakukan pada zaman dulu banyak merubah tata pola kehidupan di masyarakat. Invasi membuat pertukaran budaya, agama, filsafat, teknologi dan hal lainnya yang pada akhirnya membentuk banyak perkembangan dunia kuno.

Strategi Pertahanan

Invasi pada dasarnya dapat terjadi kapan saja, terlebih lagi bagi suatu wilayah atau pun negara yang saling bertetangga, maka potensi invasi yang dilakukan oleh suatu negara ke negara lainnya akan semakin besar.

Langkah-langkah defensif perlu dilakukan oleh negara-negara yang bertetangga untuk menunda atau mencegah terjadinya invasi. Caranya adalah dengan membangun suatu metode pertahanan yaitu dengan memanfaatkan sungai, rawa atau bahkan membangun benteng agar bisa menahan musuh untuk tidak melakukan invasi.

Di zaman modern pertahanan sudah jauh lebih canggih, yaitu dengan memanfaatkan teknologi. Seperti dengan memasang ranjau, memasang kamera untuk melacak keberadaan musuh dan memanfaatkan sensor yang sensitif terhadap gerakan. Metode pertahanan ini diterapkan disetiap batas-batas wilayah atau pun daerah yang berpotensi dilalui oleh pihak musuh dalam melakuan invasi.

Pada saat ini metode pertahanan bukan hanya diimplementasikan di wilayah darat saja, namun juga terhadap serangan udara dan serangan laut. Untuk sistem pertahanan udara yaitu dengan memasang senjata antipesawat dengan peluncur rudal yang mampu menembak jatuh pesawat musuh. Sedangkan untuk menahan serangan di laut, banyak negara yang membangun pangkalan militer di daerah pesisir dan angkatan laut untuk menjaga wilayah laut mereka.

Metode Invasi

1. Invasi melaui darat

Invasi ini mungkin bisa jadi merupakan metode invasi paling lama yang pernah ada. Suatu invasi yang dilakukan oleh angkatan bersenjata dengan menyisir jalur darat untuk dapat memasuki daerah atau wilayah target.

Untuk melakukan invasi menggunakan metode ini terbilang sulit karena harus melewati zona demiliterisasi, emplasemen dan struktur pertahanan lawan yang luar biasa. Taktik ini sejatinya dapat menghasilkan kemenangan yang cepat, tetapi pada implementasinya gerakan pasukan cenderung lambat dan tidak jarang terhambat oleh kondisi medan yang ada serta cuaca yang tidak menentu.

2. Invasi melalui laut

Adalah metode invasi yang dilakukan dengan memanfaatkan jalur laut untuk menuju lokasi target. Biasanya metode ini dipilih karena memang tidak ada jalur lain untuk menuju lokasi tujuan, terutama ketika penerbangan belum ditemukan.

Alasan lain kenapa suatu pasukan militer memilih menggunakan jalur laut adalah karena memang pihak musuh tidak memiliki angkatan laut yang memadai atau pun suatu sistem pertahanan yang bisa menahan serangan melalui laut.

Meskipun demikian, invasi melalui laut dianggap kurang efektif untuk bisa menaklukan lawan. Banyak peralatan perang yang dibawa melalui jalur laut, dan tidak jarang mengalami kendala yang tidak terduga. Selain itu, perlu biaya yang besar untuk melakukan invasi menggunakan jalur laut.

3. Invasi melaui udara

Invasi melalui udara dimulai pada abad ke 20 dan zaman modern. Pasukan militer diangkut menggunakan pesawat dan diturunkan menggunakan parasut di wilayah target. Sering kali invasi yang dilakukan melalui jalur udara ini bertujuan untuk membuka jalan bagi pasukan invasi darat dan laut.

Namun invasi yang sepenuhnya dilakukan melalui udara jarang sekali yang berhasil. Hal ini terjadi karena seberapa kuat pun pasukan udara jika tidak disokong oleh pasukan darat maka sulit untuk dapat menguasai wilayah target.

Hasil Invasi

Hasil dari invasi tentu bervariasi satu dengan yang lainnya. Keberhasilan invasi dan pertahanan serta ada atau tidaknya kesepakatan antara kedua belah pihak yang bertikai. Hasil yang paling sering terjadi adalah pihak lawan akan kehilangan wilayahnya dan terjadinya perubahan dalam pemerintahan.

Pada kasus lain, pihak yang kalah dan wilayahnya berhasil ditundukan dapat kembali mengelola wilayahnya tergantung dari kesepakatan yang telah disetujui. Kasus lain invasi dilakukan oleh pihak yang ingin memisahkan diri dan pada akhirnya menjadi suatu negara yang terpisah.

Itulah sekilas mengenai pengertian invasi beserta komponen pendukungnya. Semoga dapat menambah wawasan kita semua ..

Image: photogrvphy,com

Artikel lainnya:
Contoh Analisis SWOT Pada Diri Sendiri 
Disqus
Komentar via Disqus