
Dalam dunia linguistik, istilah ini memiliki peran penting dalam membentuk makna dan konteks dalam percakapan sehari-hari. Namun, apa itu sebenarnya arti dari partikular? Jika Anda belum mengetahuinya maka tidak perlu khawatir.
Melalui artikel ini, kita akan mengulas makna dan arti dari partikular serta bagaimana partikular berpengaruh pada dinamika masyarakat. Mari kita simak penjelasan lebih detail mengenai artinya partikular berikut ini.
Apa Itu Partikular?
Dikutip dari KBBI arti partikular adalah bersifat partikularisme. Secara umum partikular merupakan istilah yang merujuk pada karakteristik partikularisme, di mana individu atau kelompok cenderung mengutamakan kepentingan pribadi dan kelompoknya sendiri daripada kepentingan umum.
Dalam konteks sosial, partikularisme sering muncul sebagai kecenderungan egoisme dan etnosentrisme, di mana masing-masing individu atau kelompok hanya mementingkan diri sendiri atau kelompoknya sendiri tanpa memperhatikan dampaknya pada masyarakat secara keseluruhan.
Partikularisme dapat mempengaruhi berbagai aspek dinamika sosial dalam masyarakat. Misalnya, dalam kebijakan politik, partikularisme dapat menyebabkan terpecahnya suara pemilih ke berbagai kubu dan menghambat kemajuan kebijakan yang melayani kepentingan umum.
Dalam hal ketimpangan ekonomi, partikularisme dapat menyebabkan kesenjangan antara kelompok-kelompok sosial, di mana kelompok yang lebih kuat atau berkuasa cenderung mendapatkan keuntungan lebih besar daripada kelompok yang lebih lemah atau kurang berdaya.
Baca juga: Pengertian Eksemplar dan Sinonimnya
Sinonim atau Kata Lain Partikular
Berikut ini merupakan sinonim atau kata lain dari partikular yang memiliki makna yang kurang lebih sama dengan kata partikular.
1. Individu
Merujuk pada sesuatu yang bersifat khusus atau terpisah dari yang lain. Dalam konteks partikular, kata ini menekankan pada karakteristik atau kepentingan pribadi seseorang.
2. Pribadi
Menggambarkan hal-hal yang terkait dengan diri sendiri atau milik individu tertentu. Istilah ini menekankan pada pandangan atau tindakan yang mengutamakan kepentingan diri atau kelompok tertentu.
3. Egois
Merujuk pada sikap atau perilaku yang mementingkan diri sendiri dan cenderung tidak memperhatikan kepentingan orang lain atau kepentingan umum.
4. Khusus
Menunjukkan sesuatu yang memiliki karakteristik atau ciri-ciri tertentu yang membedakannya dari yang lain. Dalam konteks partikular, istilah ini menyoroti pengutamaan pada hal-hal yang spesifik dan terbatas.
5. Penting
Mengacu pada hal-hal yang memiliki nilai atau relevansi yang tinggi. Dalam partikularisme, kata ini mencerminkan orientasi pada kepentingan atau nilai-nilai yang dianggap penting oleh individu atau kelompok tertentu.
6. Eksklusif
Merujuk pada hal-hal yang dibatasi atau terbatas hanya pada individu atau kelompok tertentu. Dalam partikular, istilah ini mencerminkan orientasi pada kepentingan yang eksklusif bagi pihak-pihak yang terlibat.
7. Tertentu
Menggambarkan hal-hal yang memiliki kriteria atau syarat-syarat tertentu untuk memenuhi suatu kondisi. Dalam konteks partikular, kata ini menonjolkan pada hal-hal yang harus dipertimbangkan secara spesifik.
8. Pilih
Merujuk pada hal-hal yang dipilih atau diprioritaskan dari berbagai pilihan yang ada. Istilah ini mencerminkan pandangan bahwa partikular dipilih karena dianggap lebih penting atau relevan dalam situasi tertentu.
Kesimpulan
Partikular merujuk pada pandangan yang berkaitan dengan partikularisme, di mana kepentingan pribadi dan kelompok ditempatkan di atas kepentingan umum.
Memahami partikular dan pandangan partikularisme menjadi kunci untuk mencari solusi atas masalah sosial dan membangun masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.
Dengan melampaui batasan egoisme dan etnosentrisme, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan berkelanjutan.